Selasa, 25 Februari 2014

Diklat II: Make Up dan Kostum


Dalam kegiatan yang dilakukan oleh Lises Unpad, tentu perlu banyak penunjang, baik itu berbentuk materil maupun non-materil. Salah satu penunjang yang cukup relevan adalah make-up dan kostum. Kenapa? Lises sering mengadakan pementasan dan juga diundang untuk mengisi acara di berbagai kesempatan. Materi yang ditampilkan (seperti : tari, gamelan, rampak kendang, dsb.) tentu saja perlu dikemas secara menarik supaya tidak terkesan plain atau membosankan. Penggunaan make up dan kostum adalah salah satu faktornya.

Make up dan kostum selain berguna untuk memperindah diri, juga berguna untuk memperkuat karakter yang diperankan pada saat penampilan. Misalnya, tari-tarian sunda memiliki cerita dibaliknya. Sehingga, selain menarikannya, para penari juga sekaligus memerankan karakter yang ada pada tarian tersebut. 

Panitia Bale Rancage XXXI mendatangkan Teh Teja, Teh Efrin dan Kang Adan-yang sudah piawai dalam penggunaan make up dan kostum- untuk membagikan ilmunya kepada baranyai secara interaktif. Para baranyai juga mendapat kesempatan untuk unjuk kebolehan dalam menggunakan make up pada kompetisi yang diadakan oleh panitia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar